WA Sutanto

Guru SD Bendungan III Karangmojo Gunungkidul. Pernah GTT 12 tahun. Hobinya kadang baca atau nulis cerita. Pernah tahun 2013 masuk ...

Selengkapnya

Belajar Bertani

Alat pertanian padi kini sudah modern dari pengolahan tanah sampai pemanenannya.” Kenapa masih ada yang menggunakan alat tradisional?” Anak itu minta keterangan ayahnya.

“Peralatan untuk mengolah tanah secara tradisional menggunakan cangkul. Biasanya saat membuat galeng batas, lahan penyemaian padi dan juga memindahkan tanah. Agar tetap baik dan nyaman digunakan perlu ditempa secara berkala. Petani desa-ku menyebut “mupuk” maksudnya pacul itu diinstal lagi karena tak mempan untuk mencangkul tanah.” Jawaban dari ayahnya. Anak seusia SD kelas IV itu menanyakan soal mupuk pacul.

“Diantaranya lengket saat tanah itu akan dilepas dari cangkul. Bahkan ini yang membuat kerja tak lancar. Tenga akan cepat terkuras dan cepat lelah. Begitu pula kerja tak bisa optimal.” Sambil menyiapkan alat cangkul , ayahnya masih memberikan keterangan.

“Mupukke pacul itu setiap musim garapan tanah. Agar alat ini tetap terjaga kondisinya. Agar tak cepat termakan karat. Juga lapisan baja yang digunakan untuk mupuk masih tetap ada.”

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali