WA Sutanto

Guru SD Bendungan III Karangmojo Gunungkidul. GTT 12 tahun Kadang baca atau nulis cerita , pernah 2013 nominator lomba alat peraga di LP...

Selengkapnya
Jurus Memetik Rembulan di Atas Awan

Jurus Memetik Rembulan di Atas Awan

Kumpulan serangkaian gerak ampuh dan dahsyat. Karya pendekar ternama dari lereng Gunung di Banumas. Dalam pertapaan itu melahirkan jurus andalannya.

Spesifikasi..

Terdiri 19 jurus yang dicipta oleh Bunda Dyahni Mastutisari. Mampu mengguncang dunia persilatan untuk kuasai serangkaian jurus ini. Serangkaian tata gerak mulai dari raga dan jiwa. Semua dalam kendali gerak yang ritmis dan tertata.

Persiapan yang menjadi dasar penguasaan adalah kesiapan anggota fisik menerima beban latihan. Harus bersakit dan berlelah-lelah untuk menggapai kesemaptaan diri. Baru mampu dalam penguasaan gerak.

Tahap-demi tahap dipandu agar lebih mudah untuk dilakukan. Termasuk dalam tataran gerak fisik melakukan serangkaian upaya yang optimal. Pemeliharaan kesehatan, olah kekuatan otot tubuh, nutrisi yang seimbang dan terhindar dari kelelahan berlarut.

Tahap kedua dengan penguasaan gerak batin yang terus terhhubung dengan sang Kholiq. Akses doa dan ritual lail tiada terputus. Pengaduan terhadap Nya dengan mengajukan gugatan dalam doa-doa. Sekiranya jurus ini mampu menjadi benteng dalam bermunajat dan berserah diri.

Ternyata 8 tahun bukan hal sia-sia . Kini Jurus itu telah mengalahkan benteng pertahanan musuh utamanya. Yaitu penunggu rembulan yang di atas langit. Setapak demi setapak hingga komplitlah sembilan belas gerak itu mampu menghancurkan benteng selama ini.

Mampu meraih rembulan yang menjadi impian siang dan malam. Cukup lama untuk menguasai jurus ini 8 tahun bukan waktu yang sebentar. Bagi yang tak tahan uji tentu akan lari dan tak jadi meneruskan untuk menguasai jurus ini.

Kiranya cocok bagi mereka yang rindu bulan. Silahkan kuasai jurus ini dan pasti akan mendapatkan yang diidamkan itu.

Aamiin

gambar docpri

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Terima kasih Pak Tanto...memaknai buku saya dengan sangat dalam...Matur nuwun sanget

06 Jul
Balas

Sama2 bun, moga berkenan .. Dengan itu.

06 Jul

Ada dua judul dalam tayangan ini: (1) judul artikel ini, "Jurus Memetik Rembulan di Atas Awan" dan (2) judul buku yang diulas, "Merajut Asa Menjadi Bunda." Komentar: >> "Jurus Memetik Rembulan di Atas Awan" adalah judul yang bagus. Puitis. >> Judul buku, "Merajut Asa Menjadi Bunda," terasa ambigu. Bandingkan, misalnya dengan ini, "Merajut Asa sebagai Bunda." Dengan ini juga, misalnya: "Merajut Benang Menjadi Kain," ini lagi, "Merajut Mimpi Menjadi Kenyataan." Tabik.

06 Jul
Balas

Terima kasih bapak masukannya untuk judul buku saya...senangnya dikomentari seorang sastrawan...akan lebih senang jika bapak berkenan membaca buku saya...

06 Jul

Kita sesama pembelajar di sini. Kasihanilah saya yang kepala sudah terlalu besar ini.

06 Jul

Ada dua judul dalam tayangan ini: (1) judul artikel ini, "Jurus Memetik Rembulan di Atas Awan" dan (2) judul buku yang diulas, "Merajut Asa Menjadi Bunda." Komentar: >> "Jurus Memetik Rembulan di Atas Awan" adalah judul yang bagus. Puitis. >> Judul buku, "Merajut Asa Menjadi Bunda," terasa ambigu. Bandingkan, misalnya dengan ini, "Merajut Asa sebagai Bunda." Dengan ini juga, misalnya: "Merajut Benang Menjadi Kain," ini lagi, "Merajut Mimpi Menjadi Kenyataan." Tabik.

06 Jul
Balas

Ma'af bunda, ikut nimbrung disini. Saya kagum dengan mas Bonari yang selalu memperhatikan tulisan kita dengan cermat. KIta butuh yang seperti ini. Jazakallah khoir...mas. Untuk pak guru WA Sutanto, luar biasa...pak apresiasinya. Salam sehat dan sukses selalu. Bunda Dyahni juga, salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

06 Jul

Benar bunda ada yg memberi masukan rasanya seneng banget..Terima kasih bunda Raihana

06 Jul

Mas Bon..sudah Master urusan ginian bun.

06 Jul

Kita sesama pembelajaran di sini. Mohon maaf. Mohon untuk pujian sejenis di atas ini jangan diulangi lagi. Atau saya akan memilih surut. Itulah sebabnya kadang ada komen memuji yang saya lewatkan saja tanpa balas. Sebab itu menghadirkan buah simalakama. Saya enggak begitu suka, di sisi lain saya tahu niatnya sungguh baik.

06 Jul
Balas

86

06 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali