WA Sutanto

Guru SD Bendungan III Karangmojo Gunungkidul. Pernah GTT 12 tahun. Hobinya kadang baca atau nulis cerita. Pernah tahun 2013 hanya ...

Selengkapnya

Misteri Ilmu Pengundang Ikan di Telaga

Kakek ini bingung mau cari pewaris ilmu saktinya. Maklum sudah usia 80 tahun belum ada murid untuk menjadi curahan kesaktiannya. Tinggal satu ilmu yang masih menyatu dan sulit dibuang. Karena ada syarat yang khusus untuk orang yang bisa menerimanya. Atau kuat kedunungan ilmu.

Soal kepiawaian mencari ikan belum ada yang menandingi dan selihai Mbah Man. Mbahe begitu masuk menyelam ke sungai kepis atau tempat wadah ikan itu langsung penuhberisikan ikan, Uniknya ikan itu sejenis dan ukurannya juga sama." Luar biasa, sungguhan apa tidak ini semua." Otong yang melihat jadi gumun. Ia menyaksikan langsung Mbahe menangkap ikan di kali buntung.

Setiap kekurangan lauk iapun langsung ke kali dan tak lama kemudian sudah siap sekepis ikan. Segeralah dimasak ikan itu. Segera sepiring hidangan lauk yang disajikan oleh istrinya tinggal menyantap. Mudahlah jadinya membuat lauk ikan setiap waktu. Hal ini berlangsung hingga puluhan tahun selama Mbah Man ketika masih sehat. Kini kondisi tuanya hingga dirinya sakit-sakitan.

Anehnya ilmu itu banyak yang akan meminta. Namun Mbah Man tak akan memberikannya. Yang menjadi incaran pewaris ilmu itu adalah Otong. Namun ia sendiri tak mau , mengingat bila akan wafat sulitnya minta ampun. Pikiran Otong penuh kengerian.

Mbah Man tetap saja nekat dan merayu agar Otong mau. Setiap itu pula Otong langsung menolak mentah-mentah." Wedi matine angel mbah." itu ilmu yang unik. Begitu melihat bambu yang mentiung ke air sungai dan bambu itu tersentuh air maka ikan itu pada berkerumun dan tinggal menangkap saja.

Diantara keunikan ilmu ini. Tak ada daya tarik bagi Otong setiap ditawarkan padanya. Dan kasihan tak ada yang mewarisi karena tak masuk dalam katagori , " manusia yang kuat kanggonan ilmu ini." Mbah Man saat ditanyai oleh Dul nama samaran yang begitu kesengsem ampuhnya ilmu Mbah Man.

Rupanya selama sebulan ini Mbah Man sakit sepuh dan perlu segera diwariskan ilmu itu. Jangan sampai ngganggu laku sowan ngarsane Pangeran Kang Akarya Jagad. Ternyata ada saudaranya yang masih satu trah yang mampu mewarisi. Hingga akhirnya kemampuan anak ini seperti Mbah Man. Ia dengan mudahnya menagkap ikan dan tahan lama menyelam di air sungai yang dalam.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Hayoo siapa itu yang terima ilmu nya...pak Tanto gak mau ngomong namanya

10 Jan
Balas

Hhhhh..... Pokoknya ada.

11 Jan

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali